Ditulis oleh 2:59 am KABAR

Tiga Golongan Manusia Berdasarkan Surat Al Fatihah

Sebagai surat Pembuka dalam Al Quran, Surat Al Fatihah memberi gambaran adanya tiga golongan manusia. Pertama, orang yang diberi nikmat. Kedua, orang yang dimurkai. Ketiga, orang yang tersesat. Dalam surat An Nisa 69, dijelaskan bahwa orang yang diberi nikmat itu ada empat. Para Nabi, para Shidiqin, para syuhada, dan para shalihin. Dalam beberapa pemahaman, shidiqin adalah orang yang jujur, orang yang berkata benar. Nilai dan posisinnya amat mulia.

Demikian disampaikan Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M.Ag Guru Besar UIN Sunan Kalijaga dalam Kajian Tafsir Al-Qur’an Yayasan Abdurrahman Baswedan, Kamis, 26 September 2019, di Sekretariat Yayasan, Perumahan Timoho Asri IV, Yogyakarta.

Lebih lanjut Prof. Chirzin mengatakan, jika dalam konteks kehidupan bernegara kita saat ini, ada tiga golongan: rakyat, pemerintah, dan parlemen. Siapa shidiqin di dalamnya? Tak jauh dari kelimpok mahasiswa yang getol menyuarakan kebenaran.

Mengapa mahasiswa dianggap mewakili suara nurani. Atau suara kebenaran?

“Karena, parlemen yang semula dipercaya untuk mengontrol kekuasaan, sudah dianggap berselingkuh dengan kekuasaan,” jelasnya.

Sempat muncul harapan ketika pers diberi kebebasan akan menjadi kontrol kekuasaan. Ternyata, dalam lerkembangannya, pers lebih berpihak pada kepentingan pemilik (pemodal).

Dalam situasi rumit ketika parlemen dan media berselingkuh dengan kekuasaan inilah, mahasiswa menjadi satu-satunya golongan yang dipandang murni, menjadi corong kebenaran.

(Visited 230 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 2 Oktober 2019
Close