17.5 C
Yogyakarta
16 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
KABAR

Tips Agar Tidak Terlalu Sedih, Kecewa, Bahkan Putus Asa Ketika Sedang Menerima Cobaan

Ujian kehidupan datangnya selalu mendadak dan tidak disangka-sangka. Karenanya, sedih dan bahkan merasa menderita sangat manusiawi dan hal biasa.

Beban perasaan menjadi ringan atau justru semakin berat, BUKAN KADAR UJIAN yang dialami melainkan disebabkan KEMAMPUAN SASYUIK orang yang bersangkutan.

Jika memaksakan diri untuk MENYEDIH-NYEDIHKAN hati maka ujian yang kadarnya kecil terasa menjadi sangat berat.

Tapi jika mampu MEMBAHAGIAKAN diri pada saat menghadapi ujian, maka ujian yang sesugguhnya berat akan menjadi ringan.

Caranya, bacalah dan renungkan pesan alam tentang pergantian malam menjadi siang. Bahwa masa gelap ada rentang waktunya. Jika sudah tiba limit waktu pagi, maka pelan tapi pasti, sang gelap akan pergi dan digantikan dengan terangnya siang.

Yang perlu dipahami, jika masih jam 03.00 dini hari jangan memaksakan diri untuk melihat matahari. Tunggulah tiba limit pergantian waktu sambil tidur kembali.

Hikmahnya. Jika sedang menanggung beban ujian, tak ada gunanya sering bertanya, “Kapan ujian berakhir?”

Tapi katakan dengan tulus, “Alhamdulillah, sudah sekian waktu menderita, berarti sudah semakin mendekati limit waktu bahagia.”

Jangan mikirkan proses terkabulnya keinginan, karena proses adalah hak Allah.

Terlalu memikirkan proses berarti mengambil hak Allah. Padahal hak kita adalah terima beres terkabulnya keinginan.

Setelah itu, jalani saja kehidupan dengan SASYUIK yakni bersikap TENANG, SENANG, LAPANG menghadapi kenyataan.

Sikap ini selain berguna untuk mengubah ujian berat terasa ringan, juga akan mempercepat pergantian limit waktu dari derita menjadi bahagia. Selamat mencoba!

Salam Sasyuik,

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA