Ditulis oleh 3:37 pm COVID-19

Tri Kartika Rina, M.Pd: Pandemik Kesempatan Pertajam Kearifan Lokal dan Kesalehan Sosial

Dalam pandemi Covid-19 ini, ada banyak bertebaran hikmah bagi yang memiliki kelantipan panggraita, roso pangroso, ketajaman retrospektif dan reflektif untuk dipetik sebagai pelajaran dan pembelajaran hidup.

Pengantar
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 yaitu “Belajar dari Covid-19”. Redaksi arbaswedan.id meminta tanggapan tokoh-tokoh pendidikan mengenai tema tersebut. Berikut ini merupakan pandangan  Tri Kartika Rina, M.Pd., Kepala Sekolah SMPN I Bantul.


Di balik “pagebluk” pandemi Covid-19 ini, memang ada banyak bertebaran hikmah bagi yang memiliki kelantipan panggraita, roso pangroso, ketajaman retrospektif dan reflektif untuk dipetik sebagai pelajaran dan pembelajaran hidup.

Demikian pula dalam dunia pendidikan, peringatan Hardiknas kali ini terasa begitu “istimewa”, karena berbagai keterbatasan yang ada saat ini, menjadikan timbulnya kesadaran bahwa selama ini peringatan Hardiknas kurang kita syukuri dan nuansa seremonialnya terlalu kental. Karenanya, begitu peringatan Hardiknas menjadi “tidak mungkin dilakukan seperti biasanya”, kesadaran dan kesyukuran berhardiknas (dalam arti sempitnya) menjadi bertumbuh.

Dalam berbagai konteks lain, kondisi pandemik ini juga kesempatan untuk mempertajam lagi kearifan lokal dan kesalehan sosial serta memperteguh kesalehan ritual.

Dalam diskursus pendidikan, kondisi saat ini merupakan laboratorium yang dapat dipergunakan untuk membelajarkan dan menajamkan arti literasi kesehatan, literasi kebudayaan dan kewarganegaraan.

Kondisi pandemi Covid-19 juga mengajarkan arti berbagi dan berempati. Kondisi sulit dalam segala hal saat juga seperti memberikan pembelajaran, untuk kembali ke budaya paguyuban warisan leluhur atau terus berkubang di budaya patembayan.

(Visited 135 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 2 Mei 2020
Close